Cara Merawat Dinding dan Plafon Gypsum Agar Tahan Lama

Sering merasa khawatir ketika memilih bahan gypsum untuk bangunan rumah? Khawatir jika perawatannya memerlukan biaya mahal, dan tidak tahan lama. Setiap bahan bangunan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk mengantisipasi resiko setiap bahan yang digunakan, kita dapat melakukan perawatan.

Bahan gypsum memiliki banyak kelebihan hingga dimintai oleh banyak orang. Namun bukan berate gypsum tidak memiliki resiko ketika digunakan. Mungkin pernah kita temui sebuah bangunan berplafon gypsum memiliki bekas kecokelatan. Atau kita pernah menemui dinding gypsum yang bagian tepinya mulai terkikis. Selain mengkhawatirkan, tentunya hal ini juga dapat mengganggu kenyamanan serta keindahan sebuah bangunan.

Kejadian seperti diatas dapat diantisipasi dengan melakukan perawatan secara berkala. Perawatan untuk plafon tentunya berbeda dengan dinding.

Penggunaan plafon gypsum untuk area yang salah dapat meningkatkan resiko kerusakan. Oleh karena itu sangat penting mengenali area pemasangan. Jika telah terlanjut mengalami kerusakan hingga mengalami lubang, hal pertama yang dapat dilakukan adalah memotong bagian lubang menjadi rapi, kemudian ditambal menggunakan gypsum dan compound.

Jika perbaikan kerusakan telah dilakukan, perawatan untuk plafon gypsum dapat dilakukan dengan melakukan pengecekan berkala keadaan atap bangunan. Selain itu, debu atau mungkin sarang laba-laba juga dapat dibersihkan menggunakan alat kebersihan. Hal ini akan membantu pemeliharan plafon gypsum agar tetap terlihat indah serta tahan lama.

Perawatan dinding gypsum sedikit berbeda dengan plafon gypsum. Bagi pengguna dinding gypsum, ada baiknya jika bagian tepi ditambahkan bahan tertentu untuk mencegah pengikisan. Salah satunya adalah dengan memasang wallpaper. Selain menambah keindahan, bagian samping dinding atau paprtisi yang tertutup wallpaper akan meminimalisir pengikisan gypsum. Pengecekan secara berkala juga dibutuhkan agar mengantisipasi resiko kerusakan eksternal seperti adanya rayap atau rangka yang mulai lapuk.

Idealnya pengecekan keseluruhan terhadap semua bagian bangunan adalah setiap 4 tahun sekali. Terutama bagi bangunan yang menggunakan bahan gypsum. Caranya ialah dengan mengompon ulang atau menempelkan kompon ke permukaan gypsum yang rusak.

Jangan lupa selalu memperhatikan keadaan bangunan anda…

# # # # # # # # # #

# # # # # # # #

# # # # # # # #

# # # # # # #

 

INFORMATION MEDIA