{"id":4069,"date":"2024-04-17T11:03:32","date_gmt":"2024-04-17T04:03:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.aplus.co.id\/staging\/?p=4069"},"modified":"2025-03-05T22:20:24","modified_gmt":"2025-03-05T15:20:24","slug":"penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/","title":{"rendered":"Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantai bergelembung atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popping <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kerap ditemui pada beberapa bangunan. Permasalahan ini biasanya sering terjadi pada bangunan yang terletak di negara dengan iklim tropis. Selain itu, masih ada faktor lain yang menjadi penyebab keramik meledak, faktor tersebut meliputi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">1. Terendam Banjir<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keramik yang terkena banjir memiliki kemungkinan untuk terangkat (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Hal ini dikarenakan air yang mengenai keramik akan teresap hingga ke bawah lantai dan mengakibatkan keramik bergelembung. Keramik pada area kering memiliki kemungkinan terjadi hal tersebut karena perekat yang digunakan bukan perekat khusus untuk area terendam, berbeda dengan keramik pada kamar mandi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">2. Cuaca Ekstrem<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuaca panas dapat mengakibatkan keramik memuai. Apabila perekat yang digunakan tidak tepat, maka pergerakan pada keramik ini dapat mengakibatkan keramik terangkat dan pecah. Peran nat keramik juga diperlukan untuk meminimalisir terjadinya retak. Pada daerah yang memiliki suhu panas tinggi, sebaiknya nat keramik dibuat lebih besar.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">3. Terjadi Gempa Bumi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gempa bumi merupakan bencana alam yang mengakibatkan tanah bergerak. Pergerakan ini membuat keramik turut bergerak. Jika pemasangannya tidak tepat,\u00a0 hal ini membuat keramik lantai rawan retak maupun terangkat (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">4. Struktur Tanah Tidak Padat<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab keramik meledak atau <em>popping <\/em>yang keempat adalah struktur tanah yang tidak padat akan membuat lantai keramik menjadi kopong atau kosong. Lantai yang kopong akan membuat udara terjebak di dalam dan mengakibatkan pemuaian terjadi dan mendorong keramik ke atas. Struktur tanah yang tidak padat bisa dikarenakan terkena gempa bumi atau urugan tanah yang kurang maksimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">5. Kesalahan dalam Pemasangan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesalahan dalam pemasangan dapat terjadi karena beberapa faktor seperti komposisi adukan yang tidak tepat dan teknik pemasangan yang tidak sesuai. Komposisi adukan mortar dan pemasangan yang tidak sesuai dapat mengakibatkan keramik tidak merekat dengan kuat dan terdapat rongga di bawah keramik. Rongga ini membuat keramik kopong dan berpotensi terangkat dan pecah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Mengatasi Keramik Terangkat\u00a0<\/b><\/h2>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bersihkan keramik yang terangkat atau (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Jika masih ada bagian keramik yang menempel, bersihkan dan hancurkan dengan palu atau alat penghancur keramik lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan tidak ada pecahan keramik yang tersisa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bersihkan area yang mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari debu, perekat, dan kotoran lain yang menempel untuk memaksimalkan hasil rekatan selanjutnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rendam keramik terlebih dahulu jika yang akan digunakan adalah keramik berpori.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buat adukan mortar <\/span><a href=\"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/produk\/aplus-10-tile-adhesive\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aplus 10 Tile Adhesive <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">untuk merekatkan keramik berpori atau <\/span><a href=\"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/produk\/aplus-33-tile-adhesive\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aplus 33 Tile Adhesive<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk merekatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogenous tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aplikasikan adukan mortar pada area yang akan dipasang keramik menggunakan trowel bergerigi. Lalu aplikasikan pula pada bagian belakang keramik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasang keramik pada area yang telah diberikan perekat keramik. Lalu ketuk dengan palu karet untuk membuat keramik kuat merekat dan biarkan hingga kering.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kering, aplikasikan nat keramik pada celah di sisi-sisi keramik dan biarkan hingga kering.<\/span><\/li>\n<\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lantai bergelembung atau popping kerap ditemui pada beberapa bangunan. Permasalahan  [&#8230;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":5333,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"class_list":["post-4069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab keramik meledak atau popping, seperti terendam banjir, cuaca ekstrem, dan faktor lainnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab keramik meledak atau popping, seperti terendam banjir, cuaca ekstrem, dan faktor lainnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Aplus Pacific\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ptapluspacific\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-17T04:03:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-05T15:20:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.aplus.co.id\/staging\/wp-content\/uploads\/6242cb4a6198d-1-1-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1609\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin Aplus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin Aplus\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8728bbadc571e6e71faf432d8c0a5bb4\"},\"headline\":\"Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya\",\"datePublished\":\"2024-04-17T04:03:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-05T15:20:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/\"},\"wordCount\":426,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/img-news-2503.jpg\",\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/\",\"name\":\"Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/img-news-2503.jpg\",\"datePublished\":\"2024-04-17T04:03:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-05T15:20:24+00:00\",\"description\":\"Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab keramik meledak atau popping, seperti terendam banjir, cuaca ekstrem, dan faktor lainnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/img-news-2503.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/img-news-2503.jpg\",\"width\":1000,\"height\":563},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/news\\\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/\",\"name\":\"Aplus Pacific\",\"description\":\"Building Contractor Specialist\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"PT Aplus Pacific\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/logo-aplus-150px.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/logo-aplus-150px.png\",\"width\":150,\"height\":41,\"caption\":\"PT Aplus Pacific\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/ptapluspacific\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/apluspacific\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8728bbadc571e6e71faf432d8c0a5bb4\",\"name\":\"Admin Aplus\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.aplus.co.id\\\/en\\\/news\\\/author\\\/admin_aplus\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya","description":"Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab keramik meledak atau popping, seperti terendam banjir, cuaca ekstrem, dan faktor lainnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya","og_description":"Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab keramik meledak atau popping, seperti terendam banjir, cuaca ekstrem, dan faktor lainnya.","og_url":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/","og_site_name":"Aplus Pacific","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ptapluspacific","article_published_time":"2024-04-17T04:03:32+00:00","article_modified_time":"2025-03-05T15:20:24+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1609,"url":"https:\/\/www.aplus.co.id\/staging\/wp-content\/uploads\/6242cb4a6198d-1-1-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin Aplus","twitter_card":"summary_large_image","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/"},"author":{"name":"Admin Aplus","@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/#\/schema\/person\/8728bbadc571e6e71faf432d8c0a5bb4"},"headline":"Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya","datePublished":"2024-04-17T04:03:32+00:00","dateModified":"2025-03-05T15:20:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/"},"wordCount":426,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg","articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/","url":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/","name":"Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg","datePublished":"2024-04-17T04:03:32+00:00","dateModified":"2025-03-05T15:20:24+00:00","description":"Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab keramik meledak atau popping, seperti terendam banjir, cuaca ekstrem, dan faktor lainnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg","width":1000,"height":563},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/news\/penyebab-keramik-meledak-popping-dan-cara-mengatasinya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.aplus.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penyebab Keramik Meledak (Popping) dan Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.aplus.co.id\/","name":"Aplus Pacific","description":"Building Contractor Specialist","publisher":{"@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.aplus.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/#organization","name":"PT Aplus Pacific","url":"https:\/\/www.aplus.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/logo-aplus-150px.png","contentUrl":"https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/logo-aplus-150px.png","width":150,"height":41,"caption":"PT Aplus Pacific"},"image":{"@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ptapluspacific","https:\/\/www.instagram.com\/apluspacific\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.aplus.co.id\/#\/schema\/person\/8728bbadc571e6e71faf432d8c0a5bb4","name":"Admin Aplus","url":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/news\/author\/admin_aplus\/"}]}},"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",1000,563,false],"landscape":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",1000,563,false],"portraits":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",1000,563,false],"thumbnail":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",150,84,false],"medium":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",300,169,false],"large":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",1000,563,false],"1536x1536":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",1000,563,false],"2048x2048":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",1000,563,false],"trp-custom-language-flag":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",18,10,false],"smart-post-landscape":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",870,490,false],"smart-post-portrait":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",600,338,false],"blog-large":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",483,272,false],"blog-medium":["https:\/\/www.aplus.co.id\/wp-content\/uploads\/img-news-2503.jpg",320,180,false]},"rttpg_author":{"display_name":"Admin Aplus","author_link":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/news\/author\/admin_aplus\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/news\/category\/artikel\/tips\/\" rel=\"category tag\">Tips<\/a>","rttpg_excerpt":"Lantai bergelembung atau popping kerap ditemui pada beberapa bangunan. Permasalahan [...]","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4069"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4069\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5333"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.aplus.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}